5 “Cemilan Sehat” Ini Ternyata Tidak Menyehatkan

cemilan sehat

Kebanyakan dari kita menghindari cemilan yang mengandung MSG dan lebih memilih makanan atau minuman yang dirasa lebih sehat sebagai penggantinya. Namun, makanan yang kita anggap menyehatkan ternyata justru bisa tidak baik bagi kesehatan tubuh.

Hal ini disampaikan oleh pakar nutrisi dan gizi Rob Hobson, Rhiannon Lambert dan Lily Soutter yang dikutip dari Dailymail.com, Selasa (3/1/2017), yang menyatakan bahwa terdapat beberapa jenis makanan dan minuman yang diharapkan tidak lagi dikonsumsi mulai tahun 2017 ini.

 

  1. Popcorn

cemilan popcorn

Rob Hobson, Rhiannon Lambert dan Lily Soutter memperingatkan, “Persepsi orang mengenai popcorn sebagai makanan yang menyehatkan memang mengherankan. Banyak orang yang melakukan diet dan memilih popcorn sebagai cemilan. Padahal dalam merek yang dikatakan sehat pun masih mengandung lebih dari 450 kalori per kantong 70 gram. Popcorn juga banyak mengandung garam. Sehingga ini bukanlah makanan yang benar-benar menyehatkan,” ujarnya.

 

  1. Pemanis alami

Banyak orang yang menggunakan sirup maple dan sirup agave (nectar) sebagai pengganti gula rafinasi (gula kristal putih yaitu gula mentah yang telah mengalami proses pemurnian). Hal ini juga banyak dilakukan oleh para juru masak ataupun chef di berbagai restoran.

Namun dua pakar gizi yakni Rob dan Rhiannon, telah memberikan peringatan agar kita sebaiknya mengurangi pemakaian dua bahan tersebut. Rhiannon Lambert mengatakan, “gula regular biasanya mengandung 50 persen fruktosa, tapi agave mengandung fruktosa yang lebih tinggi, yakni 90 persen.

Meskipun dalam jangka pendek fruktosa tidak akan meningkatkan kadar gula darah, tetapi tingginya fruktosa dapat berpengaruh pada resistensi insulin, yang menyebabkan peningkatan besar dalam gula darah jangka panjang. Hal ini akan menyebabkan risiko sindrom metabolik dan diabetes tipe 2 menjadi meningkat.”

Begitu pula dengan pemanis alami lainnya, seperti sirup maple dan madu. Rob menyampaikan bahwa keduanya masih mengandung gula. Dan sebenarnya tidak ada yang namanya pemanis yang sehat. Sirup maple dan sirup agave memang masih menjadi alternatif yang lebih baik. Akan tetapi konsumsinya harus dengan takaran yang hemat.

 

  1. Air kelapa kemasan

Lily Soutter menegaskan bahwa dalam air kelapa kemasan terdapat banyak kandungan gula. “Apakah Anda tahu bahwa rata-rata kemasan 330 ml air kelapa memiliki lebih banyak gula daripada donat Krispy Kreme? Sayangnya, tambahan kalium dan elektrolit lain yang Anda terima dari minuman ini tidak lebih besar dari hal negatif yang datang dengan adanya kandungan gula tersebut,” papar Lily.

 

  1. Protein bar kemasan

Lily memperingatkan bahwa protein bar kemasan justru dapat menyebabkan kenaikan berat badan. “Anda mungkin akan lebih mempertimbangkan untuk memakannya. Karena banyak dari cemilan ini mengandung kalori dan gula yang tinggi, minyak terhidrogenasi, bahan-bahan berkualitas rendah, serta stabilisator. Mungkin apabila Anda seorang atlet, cemilan ini dapat mempermudah Anda untuk meningkatkan asupan protein dan kalori. Tetapi untuk orang-orang dengan kekosongan nutrisi, bahan-bahan yang berkualitas rendah dapat menyebabkan kenaikan berat badan,” ujar Lily.

Ia pun memberi saran agar Anda membuat protein bar sendiri dengan tidak menggunakan gula terlalu banyak.

 

  1. Biskuit sarapan

Biskuit sarapan yang semakin menjadi pilihan banyak orang sebagai alternatif dari protein bar, juga menjadi hal yang dianggap salah oleh Rhiannon. “Dalam iklan dikatakan Anda akan mendapatkan energi empat jam penuh dengan mengonsumsi biskuit ini. Namun Anda harus tahu bahwa biskuit ini mengandung 13 gr gula per porsi, atau setara dengan tiga sendok teh gula atau cokelat, “ujarnya.

 

Sumber : metrotvnews.com

1 Comment

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password