3 Penyebab Utama Gangguan Mental Pada Anak, Ortu Jangan Lengah!

Penyebab Utama Gangguan Mental Pada Anak

Kiatfit.com – Dunia sudah banyak berubah. Berbagai permasalahan kesehatan muncul sejalan dengan berubahnya gaya hidup manusia, Konsekuensinya, sebagai orang tua yang hidup di era milenial, tentu tantangan dalam mengedukasi buah hati semakin besar. Apabila salah dalam mengambil langkah, karakter anak akan ikut terpengaruh. Lalu kemana kah pendidikan karakter pada anak akan bermuara? Salah satunya adalah kondisi mental anak. Orangtua tentu tidak bisa mengabaikan gangguan mental pada anak sejak dini. Hal ini bisa dibawa hingga mereka dewasa nanti.

Setidaknya ada beberapa penyebab utama gangguan mental pada anak. Apabila tidak disadari sejak awal dan terlambat dalam menanganinya, maka luka itu akan terus ada dalam pribadi anak hingga mereka tumbuh dewasa. Nah, orang tua perlu lebih cermat dan jangan lengah dalam memperhatikan penyebab utama gangguan mental pada anak. Yuk simak ulasan tiga penyebab utama gangguan mental pada anak berikut ini, ortu jangan lengah ya!

Minimnya apresiasi orang tua terhadap usaha yang dilakukan anaknya

3 Penyebab Utama Gangguan Mental Pada Anak

(Foto: Unsplash)

Siapa sangka, penyebab utama gangguan mental pada anak adalah karena mereka jarang diapresiasi oleh orang tuanya. Saat buah hati bercerita, orang tua cenderung menutup telinga atau sibuk dengan urusannya. Sehingga, mereka merasa tidak memiliki kawan bercerita. Tidak heran, pribadi anak menjadi lebih tertutup dengan orang tuanya sendiri.

Saat dewasa nanti, anak cenderung akan memilih untuk membalaskan dendamnya pada orang lain. Mereka bisa saja membenci orang lain karena perbuatan orang tuanya di masa lalu. Maka, penting untuk diperhatikan oleh Ayah dan Bunda untuk selalu memberikan penghargaan pada anak sejak dini. Mendengarkan cerita anak sehari-hari sebelum tidur atau saat mereka selesai bermain juga bisa mengasah kecerdasan serta daya imajinatif anak.

Ayah dan Bunda juga bisa memberikan hadiah kecil pada anak saat mereka berhasil melakukan sesuatu. Melatih anak berkomitmen secara serius juga diperlukan untuk menghindarkan anak dari gangguan mental. Ajak anak untuk berkomunikasi secara terbuka agar mereka mereka dihargai sebagai sesama manusia.

Baca juga: 3 Tanaman Indah Ini Bisa Bantu Kamu Redakan Stres

Mengalami atau melihat kekerasan sejak dini

3 Penyebab Utama Gangguan Mental Pada Anak

(Foto via Unsplash)

Penyebab utama gangguan mental pada anak berikutnya adalah mereka pernah mengalami atau melihat kekerasan sejak dini. Anak bisa saja tidak mengalami atau menyaksikan kekerasan tersebut di keluarganya, melainkan dari tontonan di TV atau di sekolah. Oleh karena itu, di sinilah bimbingan orang tua terhadap tontonan anak sangat diperlukan. Sesibuk-sibuknya orang tua, ketika sudah memutuskan untuk memiliki momongan, maka sudah jadi kewajiban untuk memberikan pendidikan karakter sebaik mungkin.

Sajikan tontonan sesuai usia perkembangan mereka. Anak adalah peniru yang baik, sehingga apapun yang dicerap oleh indera mereka akan selalu terpatri di memori. Berikan kesan yang baik dalam berhubungan sehingga memori anak akan terisi hal yang baik pula. Perlu juga diperhatikan bagaimana orang tua menyelesaikan masalahnya di depan anak.

Hindari mengucap kata-kata yang kotor atau melakukan tindakan kekerasan satu sama lain, terutama di depan anak-anak. Pilhlah momen yang pas untuk bicara dari hati ke hati saat anak sudah tidur. Dengan demikian, mereka akan terhindar dari pengalaman buruk yang menyebabkan gangguan mental. Membentak anak juga tidak disarankan, karena mereka akan cenderung menjadi pribadi yang emosional di masa depan.

Baca juga: Makanan Agar Anak Jadi Jenius Sejak Kecil

Terlalu dibatasi ruang geraknya

3 Penyebab Utama Gangguan Mental Pada Anak

(Foto: Unsplash)

Waspada terhadap pengaruh dari luar sih sah-sah saja, namun mengurung anak di rumah juga bukan pilihan yang tepat. Pada usia bermain dan bersosialisasi, dampingi mereka mengenal dunia luar. Dengan demikian, ketika dilepas sebagai individu, mereka tidak akan kikuk. Mereka juga akan lebih bisa mengasah daya kepekaan sosialnya dengan menjalin relasi bersama orang lain. Anak yang terlalu dibatasi ruang geraknya cenderung mengalami gangguan mental saat tumbuh dewasa dan akan merasakan kesepian sepanjang waktu.

Nah, itulah tiga penyebab utama gangguan mental pada anak. Sebagai orang tua, sudah sepatutnya lebih waspada dalam membentuk karakter anak ya, Ayah dan Bunda. Hindari memperlakukan anak seperti robot dan biarkan mereka menciptakan dunia yang menyenangkan sejak kecil. Sehingga, gangguan mental pun bisa dihindari sebaik mungkin.

0 Comments

    Leave a Comment

    Login

    Welcome! Login in to your account

    Remember me Lost your password?

    Lost Password