Yuk Lakukan Kegiatan Seru dan Sehat ini Bersama Anak Down Syndrome!

Kegiatan bersama anak down syndrome

Kiatfit.com – Anak dengan down syndrome umumnya akan mengalami keterlambatan dan kesulitan dalam perkembangannya, namun bukan berarti mereka tidak bisa melakukan apa-apa dan tidak bisa menikmati kehidupan. Oleh karena itu, memberikan bimbingan dan dukungan untuk mereka dirasa sangat penting. Dukungan yang bisa diberikan seperti mengajarkan hal-hal bermanfaat, sekaligus menyenangkan bagi mereka. Berikut ini adalah kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak down syndrome. 

4 Kegiatan Seru Bersama Anak Down Syndrome

1. Berolahraga bersama demi mendukung tahap perkembangan anak down syndrome

Kegiatan sosial dengan anak

Salah satu cara mendidik anak down syndrome yang bisa membuat mereka senang dan sehat adalah berolahraga (Foto: Denis Kuvaev/Shutterstock)

Olahraga merupakan aktivitas yang membawa banyak manfaat positif, tidak terkecuali untuk anak down syndrome. Anak down syndrome sering terlahir memiliki komplikasi yang mungkin berakibat fatal nantinya, namun dengan olahraga, risiko tersebut bisa dikurangi sekaligus mampu meningkatkan kualitas hidup mereka.

Beberapa manfaat yang diperoleh anak down syndrome ringan maupun berat dari berolahraga seperti memperkuat otot, menguatkan jantung, mencegah obesitas dan meminimalkan infeksi. Mungkin mereka mengalami kesulitan dalam melakukan jenis-jenis olahraga tertentu sehingga modifikasi terhadap metode, tempat dan peralatan olahraga sangat diperlukan. Tergantung pada kondisi dan kemampuan anak, olahraga seperti melompat, bersepeda, berlari, benang, menari, basket dan sepak bola ringan semuanya akan membantu menguatkan kondisi fisik anak.

2. Aktivitas rekreasi yang menyenangkan dan berkesan bagi mereka

Berkumpul dengan anak

Mengajak mereka berekreasi sekaligus mampu menumbuhkan kesadaran sosial serta menciptakan kesan baru bagi anak down syndrome (Foto: Pexels.com)

Aktivitas rekreasi atau bermain adalah media yang paling menyenangkan untuk mengajari anak-anak, termasuk anak dengan kebutuhan khusus. Keterlambatan perkembangan mental dan fisik yang dialami anak down syndrome bukanlah halangan mereka untuk belajar hal-hal baru. Oleh karena itu, metode belajar sambil bermain adalah cara yang efektif untuk mengajari mereka.

Aktivitas bermain yang diberikan bisa melihat dari kesukaan dan minat mereka, seperti menggunakan mainan yang bisa dibentuk-bentuk atau bongkar-pasang untuk melatih ketrampilan motorik terutama untuk mereka yang kesulitan memegang. Selain itu, mereka juga bisa diajari mencoret-coret atau menggambar untuk mengekspresikan diri dan meningkatkan imajinasi, bermain alat musik untuk menguatkan memori, dan bepergian ke tempat rekreasi untuk meningkatkan komunikasi dengan bertemu orang maupun hal baru. Semua aktivitas tersebut jika dilakukan secara rutin pasti akan bermanfaat untuk membuat kehidupan mereka lebih produktif nantinya.

Baca juga: Cara Mendidik Anak Dan Melatih Otak Anak Agar Cerdas

3. Melatih kemampuan bina diri

Sedang makan

Berikan kepercayaan pada mereka untuk mengembangkan diri (Foto: akurat.co)

Pendidikan bina diri sangat penting untuk mereka agar mandiri dan tidak selalu bergantung pada orang-orang di sekitarnya, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Hal ini terutama menyangkut kemandirian dasar dalam kehidupan sehari-hari seperti makan-minum, mandi, menyisir rambut, memakai baju, dan hal-hal lain yang bisa dilakukan sendiri.

Pendidikan bina diri yang diajarkan bisa berbeda-beda pada setiap anak tergantung pada kebutuhan dan kemampuan mereka. Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk melatih kemampuan bina diri mereka seperti memberi demonstrasi (peragaan) contoh bina diri; memberi tugas seputar bina diri; dan simulasi kemampuan bina diri yang dilakukan terus menerus sampai mereka terbiasa.

Baca juga: Yuk Kenali Penyebab Down Syndrome dan Penanganannya Agar Tak Salah Langkah

4. Melatih kemampuan komunikasi

Ilustrasi anak difabel

Jangan lupa untuk melatih anak down syndrome berbicara dan berkomunikasi (Foto: Instagram/ashyarose13)

Kesulitan berbicara untuk mengutarakan keinginan atau perasaan oleh anak down syndrome disebabkan karena terbatasnya kemampuan komunikasi dan interaksi sosial mereka, sehingga mereka biasanya menggunakan komunikasi non-verbal seperti bahasa isyarat atau ekspresi wajah. Oleh karena itu, melatih kemampuan komunikasi sedini mungkin sangat penting untuk mereka.

Ada beberapa cara untuk melatih kemampuan komunikasi, seperti menggunakan metode terapi wicara yang dilakukan antara terapis dan anak. Program terapi anak down syndrome yang diterapkan terapis pada setiap anak berbeda-beda disesuaikan dengan kemampuan bahasa dan bicara anak. Terapi wicara harus dilakukan dengan konsisten agar anak tidak mengalami kemunduran lagi dalam kemampuan komunikasi verbalnya.

Anak down syndrome memang berbeda, namun mempunyai hak yang sama seperti anak-anak pada umumnya.  Pastikan mereka tetap aktif dengan memberikan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan pastikan memilih kegiatan yang tepat sesuai dengan kondisi mereka. Selain itu, memberikan mainan khusus sebagai hadiah bagi mereka bisa menjadi salah satu pembangkit semangat. Namun, jangan lupakan cara memilih mainan anak tersebut agar sesuai minat juga edukatif. Dukungan dan kasih sayang yang kita berikan pasti akan membawa kebaikan untuk mereka. Berikan #CintaTanpaBatas untuk terus membuat mereka merasa sama dengan yang lain, tanpa harus minder saat bersosialisasi dan berinteraksi dengan dunia di sekitarnya.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password