Suasana Nyepi di Bali Berdampak bagi Kesehatan Tubuh dan Lingkungan

Suasana Nyepi di Bali Berdampak pada Kesehatan Tubuh dan Lingkungan

Kiatfit.com – Umat Hindu memercayai bahwa setiap Tahun Baru Saka yang telah ditetapkan pertama kali di India sejak tahun 78 Masehi silam sebagai hari penyucian dewa-dewa di setiap pusat samudera. Kepercayaan tersebut  tertuang dalam Kitab Adiparwa yaitu kitab bagian pertama yang mengisahkan secara garis besar kejadian Mahabhrata. Maka momen ini dikenal sebagai hari raya Nyepi di Indonesia, khususnya di Bali. Tidak hanya sebagai upacara keagamaan semata, suasana Nyepi di Bali juga memiliki maksud tertentu selain dari makna ritual.

Perlu adanya untuk memahami suasanya Nyepi di Bali ini tidak hanya sebagai momen wisata bagi para turis, pada tataran makna umum terdapat beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh umat yang melaksanakannya.

Dampak Suasana Nyepi di Bali bagi Kesehatan Tubuh

Suasana Nyepi di Bali bermanfaat bagi Lingkungan

1. Pengendali Stress

Dengan melakukan ritual Nyepi seperti yang terjadi pada suasana Nyepi di Bali, ternyata merupakan salah satu istirahatnya otak untuk beberapa saat. Menurut studi yang dilakukan di Heriot-Watt University in Edinburgh oleh Michael Craig dan Michaela Dewar mengistirahatkan otak paling tidak 10 menit setelah bekerja keras mampu meningkatkan kembali tajamnya memori. Hal terpenting adalah membuat diri senyaman mungkin.

2. Mengistirahatkan Mata

Suasana Nyepi di Bali Bermanfaat untuk Kesehatan Mata

Di era digital seperti ini, banyak orang menghabiskan aktivitas matanya di depan komputer dan ponsel. Tentu saja kegiatan yang begitu intens tidak menjamin bahwa mata akan baik-baik saja. Menurut seorang dokter ahli, dr. Kartika Prinandita bahwa terdapat berbagai macam sakit mata yang dialami banyak orang di usia kerjanya. Seperti; astenopia (mata lelah), Computer Vision Syndrome dan dry eye (mata kering). Sehingga dalam ritual keagamaan seperti suansana Nyepi di Bali ini bisa menjadi proses pemulihan kesehatan mata agar segar kembali.

3. Menurunkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Dalam berbagai upacara keagamaan, khususnya suasana Nyepi di Bali terdapat praktik meditasi untuk menenangkan diri sejenak dari perkara yang dianggap bersifat duniawi. Ternyata, penelitian ilmiah membuktikan bahwa meditasi ini salah satu terapi penyembuhan bagi penderita hipertensi atau sering kita kenal dengan penyakit darah tinggi.

4. Manfaat Khusus bagi Wanita

Seiring berjalannya waktu, maka kondisi tubuh khususnya wanita akan mengalami perubahan kadar hormon. Sehingga berakhirlah siklus menstruasi pada wanita. Sehingga berdampak juga pada kesehatan, seperti mulai terjadi gangguan tidur, nyeri otot dan sendir juga perubahan mood yang tidak menentu. Oleh karena itu, banyak para pakar kesehatan menganjurkan kaum wanita untuk bermeditasi seperti yang ada pada suasana Nyepi di Bali tersebut.

5. Mengurangi Keinginan Merokok

Bukan sekedar pendapat simpang-siur, berdasarkan penelitian pada tahun 2013 yang dipublikasikan lewat Drug and Alcohol Dependence bahwa bermeditasi dalam rentang waktu dua minggu dengan kalkulasi minimal 5 jam mampu menurunkan hasrat untuk merokok. Bahkan benar-benar dapat menghentikan secara permanen kebiasaan yang tidak sehat tersebut.

Baca juga: Mampu Menjemput Hoki, Ini Manfaat Berpikir Positif yang Jarang Diketahui!

Manfaat Suasana Nyepi di Bali bagi Lingkungan

1. Menurunkan Tingkat Polusi

Dalam ritual nyepi, para penganut agama Hindu seperti suasana Nyepi di Bali ini menggambarkan setiap orang perlu menenangkan diri untuk tidak bepergian dalam rentang waktu tertentu. Sangat masuk akal, apabila ritual ini berdampak positif pada kapasitas oksigen yang ada di lingkungan sekitar. Faktanya, pada tahun 2012 sekitar 2 juta kendaraan lebih tidak berlalu-lalang di jalan. Sehingga emisi gas buangan dari BBM terminimalisir.

2. Menghemat Daya Listrik

Tidak hanya berdiam diri saja, suasana Nyepi di Bali mewajibkan setiap penganut ajaran Hindu untuk mematikan lampu listrik selama 24 jam. Menurut berita tahun 2012 dari pemerintah bahwa dalam waktu tersebut masyarakat penganut ajaran Hindu di Indonesia bisa menghemat 1.125.719 KWH atau 4,71 M dalam skala nominal rupiah.

Baca juga: Puasa Lebih Lancar dan Kuat dengan Menghindari Minuman Berkafein

3. Mempererat Hubungan Keluarga

Suasana Nyepi di Bali Mempererat Hubungan Keluarga

Seperti hari raya pada umumnya, bahwa hari raya Nyepi pun banyak penganut ajarannya yang merantau kembali pulang untuk beberapa hari berkumpul bersama keluarga. Khususnya pada hari raya Nyepi, sebuah keluarga melepaskan rindu satu dengan yang lainnya selama 24 jam penuh terikat dengan ritual Nyepi tersebut.

Berdasarkan pemaparan di atas, sepertinya setiap orang setuju jika suasana Nyepi di Bali tidak hanya memiliki nilai ritual khusus bagi para pemeluknya tetapi juga memang berdampak positif bagi kesehatan tubuh dan lingkungan.

0 Comments

    Leave a Comment

    Login

    Welcome! Login in to your account

    Remember me Lost your password?

    Lost Password