Waspadai 4 Rasa Nyeri dan Kram Ini Saat Menstruasi

Rasa Nyeri dan Kram Saat Menstruasi

Kiatfit.com – Kram dan sakit yang dirasakan setiap wanita saat menstruasi mungkin merupakan hal yang normal. Akan tetapi, rasa sakit yang dialami saat menstruasi bisa cenderung berubah atau tidak konsisten di setiap bulannya.

Alyssa Dweck, M.D., seorang dokter spesialis kandungan dari Mount Kisco, New York, memperingatkan agar para wanita tidak mengabaikan rasa sakit yang seperti itu dan lebih baik mewaspadainya. Sebab, rasa sakit yang tidak konsisten ini bisa menjadi petanda atau sinyal bahwa menstruasi kamu bermasalah.

Di bawah ini ada empat rasa sakit saat menstruasi yang harus diwaspadai oleh setiap wanita, seperti yang dilansir dari laman Women’s Health, Jumat (17/2/2017).

 

1. Darah menstruasi lancar tapi sangat kram

Jika kamu merasakan kram yang berlebihan walaupun darah menstruasi lancar, itu berarti kemungkinan ada fibroid rahim atau pertumbuhan sel yang tak normal pada rahim/dinding luar rahim.

Kondisi yang seperti ini sebenarnya sangat umum, terutama untuk wanita berusia 30 dan 40-an. Menurut Dweck, hal ini bisa dipicu dua hal, yaitu karena adanya peradangan atau hanya fibroid yang menekan rahim.

Namun, jika mengalami kondisi ini, kamu sebaiknya pergi ke dokter spesialis kandungan agar dilakukan pemeriksaan dan beberapa scan. Dengan demikian, kondisi ini dapat teridentifikasi segera apa penyebabnya dan dapat ditindaklanjuti.

 

2. Rasa kram dan nyeri yang konstan

Jika rasa kram dan nyeri saat haid cenderung konstan, kemungkinan kamu mengalami penyakit radang panggul, atau jika kasusnya parah terdapat infeksi serius di rahim, ovarium, dan saluran tuba.

“Rasa sakit yang stabil dan rasanya tidak tajam atau seperti ditusuk justru menandakan ada yang tidak aman,” ujar Dweck.

Jadi, kamu harus segera melakukan pemeriksaan agar hal ini bisa cepat ditangani.

 

3. Nyeri dan kram di satu titik

Jika saat menstruasi kamu merasa nyeri di satu titik yang sama, hal ini kemungkinan karena adanya torsi ovarium yang berpotensi kista. Saran dari Dweck, kamu harus segera melakukan USG dan scan lainnya. Kalau hasil pemeriksaan ternyata positif torsi, kamu harus melakukan laparoskopi.

 

4. Kram berat tak tertahankan

Jika saat menstruasi kamu merasakan kram yang sangat menyakitkan dan tak ada obat yang bisa menahan rasa sakit ini, kemungkinan besar kamu mengalami endometriosis. Kondisi ini membuat jaringan rahim bergeser ke organ lain seperti ovarium dan tuba falopi.

“Jenis sakit yang ini benar-benar dapat mengganggu aktivitas sehari-hari,” ujar Dweck.

 

Nah, para wanita harus mewaspadai gejala-gejala kram di atas agar bisa segera memeriksakan ke dokter jika mengalaminya. Hal ini sangat penting karena menstruasi sangat berkaitan erat dengan organ reproduksi wanita. Jadi, kamu wajib memperhatikan kram dan nyeri yang kamu rasakan saat menstruasi, apakah normal atau tidak.

Baca juga : Atasi Uring-Uringan Saat PMS dengan 7 Tips Ini

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password